Pusat Metafisika Asia

Perumahan Kapling Pengkol

Jl Kayu Tangan 2, No 29

Kec Jepara, Kab Jepara

Jawa Tengah, Indonesia - 59451

 

Staf Administrasi

Call/SMS: 081226888103

metafisika103@gmail.com

PIN BB :79398E99

Whatsapp :081 226 888 103

Yahoo! Messenger

 

Konsultan Metafisika

Call/SMS: 081226888106

metafisika106@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

Hari & Jam Kerja

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Minggu & tanggal merah kami libur

Diluar jam kerja, bisa Email/SMS

 

Artikel

  • Apa itu Keris?

    Sebelum membahas masalah keris dan budayanya, sebaiknya ditentukan dahulu batasan-batasan mengenai apa yang disebut keris. Hal ini perlu karena dalam masyarakat sering dijumpai pengertian yang keliru dan kerancuan mengenai apa yang disebut keris.

  • Aspek Fisik Keris

    Aspek Fisik Keris adalah telaah yang membahas hal-hal yang  dapat terlihat, dapat diraba, dan bisa diukur.  Dalam dunia perkerisan, fisik keris meliputi pembicaraan masalah dapur keris, pamor keris, warangka (sarung) keris, ukiran (hulu) keris, termasuk teknik pembuatan dan sejarah asal usulnya.

  • Ilmu Tanjeg Keris

    Ilmu tanjeg dalam dunia perkerisan di Pulau Jawa -- terutama di Yogyakarta dan Surakarta, adalah ilmu untuk membuat penilaian mengenai karakteristik atau sifat tuah, serta manfaat gaib sebuah keris atau tosan aji lainnya. Dalam budaya perkerisan di Pulau Jawa dikenal adanya istilah angsar yang merupakan kekuatan gaib sebilah keris. Apa manfaat dan apa pula mudaratnya angsar itu, dapat di ketahui dengan manggunakan ilmu tanjeg.

  • Ilmu Tayuh Keris

    Tayuh adalah sejenis ilmu tradisional yang digunakan untuk menentukan apakah sebilah keris akan cocok dipakai atau dimiliki oleh seseorang, atau tidak. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengan kesan karakter dari calon pemiliknya

  • Jenis Pamor Keris

    Ditinjau dari teknik pembuatannya, dikenal adanya dua macam pamor, yakni pamor mlumah dan pamor miring. Dibandingkan dengan pamor miring, pamor mlumah relatif lebih mudah pembuatannya, dan resiko gagalnya lebih kecil. Itulah sebabnya rata-rata nilai mas kawin (harga) keris berpamor mlumah lebih rendah dibandingkan keris yang berpamor miring.

  • Keris Untuk Pria Sejati

    BARANGKALI sebagian masyarakat menganggap, keris hanya sebuah besi berukuran kurang dari sehasta yang berkeluk dan tidak memiliki makna apa-apa, kecuali berguna sebagai aksesori belaka. Tapi, lain halnya bagi mayoritas masyarakat Jawa. Benda yang termasuk tosan aji -senjata- ini, dikenal sebagai salah satu dari lima perlambang pria sejati dalam budaya Jawa.

  • Memahami Pamor Keris

    SALAH satu aspek penting dalam eksoteri keris selain dapur, tangguh, perabot, adalah pamor keris. Mengenai sebilah keris pada umumnya orang akan bertanya, apa dapurnya, apa pamornya, tangguh mana, dan bagaimana perabotnya. Sebagian orang bahkan menganggap pamor paling penting dari semua aspek keris yang ada.

  • Mengenal Istilah Dalam Dunia Keris

    Dalam budaya perkerisan ada sejumlah istilah yang terdengar asing bagi orang awam.. Pemahaman akan istilah-istilah ini akan sangat berguna dalam proses mendalami pengetahuan mengenai keris. Istilah dalam dunia keris, khususnya di Pulau Jawa, yang sering dipakai: angsar, dapur, pamor, perabot, tangguh, tanjeg, dan lain sebagainya. 

  • Mengenal Komponen Keris

    RICIKAN adalah bagian-bagian atau komponen bilah keris, tombak, atau pedang, yang masing-masing mempunyai nama. Ricikan sebilah keris atau tombak dapat dibandingkan dengan suku cadang atau komponen mobil. Di antara komponen mobil ada yang namanya piston, gardan, bumper, pelek, dashboard, altenator, dlsb. Demikian pula, tiap bagian keris berlainan bentuknya dan berlainan pula namanya. Lengkap atau tidaknya ricikan ini, ikut menentukan nama dapur sebilah keris atau tombak.

  • Tanya Jawab Keris

    METODE tanya-jawab seringkali menjadi cara mudah dan cepat untuk memahami budaya keris. Peminat keris yang sering hadir dalam sarasehan keris, rajin berdiskusi, dan memiliki kesempatan bertanya pada orang yang dianggap lebih tahu, akan lebih cepat memahaminya.

  • Tiga Bagian Utama Keris

    Keris terbagi menjadi tiga bagian utama, yakni bilah (wilahan), ganja, dan pesi. Sebagian buku kuno menyebutkan, bilah keris adalah lambang dari bentuk lingga (phallus) atau alat kelamin pria, ganja keris adalah lambang dari yoni, yakni alat kelamin perempuan. Sedangkan pesi adalah pemersatu antara lingga dan yoni. Menurut filsafat kuno, persatuan antara lingga dan yoni melambangkan kesuburan, kesinambungan, dan kekuatan.

  • Tips Memilih Keris

    Sebenarnya tidak ada pedoman yang jitu untuk memilih keris yang baik. Sebab setiap orang, mau tidak mau, akan dipengaruhi oleh subnyektifitas pribadinya dalam memilih sesuatu, termasuk keris. Dulu, di Pulau Jawa nenek moyang kita memberikan pedoman bahwa keris yang baik harus memenuhi kriteria sepuh, tangguh, wutuh. Tua umurnya, jelas tangguh-nya, dan utuh barangnya.

  • Tuah Sebuah Keris

    Banyak penggemar keris yang mengkaitkan nama dan motif pamor dengan tuah keris atau tombaknya. Untuk mengetahui sebuah keris atau tombak itu baik atau tidak tuahnya, orang lebih dahulu akan mengamati jenis motif pamornya. Begitu pula jika orang ingin tahu apa tuah atau manfaat keris itu, yang pertama kali dilihat adalah pamornya. Itulah sebabnya, mengapa di kalangan penggemar keris timbul istilah ‘membaca pamor’. Mereka menganggap bahwa tuah keris dapat dibaca dari pamornya.